Home Berita Sejarah Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu – Dekenat Kefamenanu...

Sejarah Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu – Dekenat Kefamenanu – Keuskupan Atambua –

0

Pada bulan Agustus 2001 Kustos Provinsial Ordo Saudara Dina Konventual/Fransiskan Konventual (OFMConv) Indonesia mengutus dua Anggotanya ke Timor untuk melayani di Keuskupan Atambua. Kedua Pastor tersebut adalah RP. Antonio Razzoli OFMConv dan RP. Yustinus Laurentius  Sihaloho OFMConv. Pengutusan  kedua Pastor tersebut berdasarkan Keputusan Kapitel OFMConv Indonesia untuk mengembangkan Sayap Misi di Timor – Nusa Tenggara Timur. Keuskupan Atambua dipilih oleh OFMConv menjadi area pelayanan setelah sebelumnya terjadi kesepakatan antara Kustos Provinsial OFMConv (RP. Antonio Murru, OFMConv) dengan Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Anton Pain Ratu, SVD). Setelah menghadap Uskup Keuskupan Atambua, kedua Pastor tersebut ditempatkan di Paroki Santa Theresia Kefamenanu selama 2 bulan. Kemudian Uskup menugaskan dan menempatkan mereka di Paroki Santo Yohanes Pembaptis Naesleu Kefamenanu. Pada tanggal 16 September 2001 Uskup Keuskupan Atambua menerbitkan Surat Keputusan Pengangkatan Pater Antonio Razzoli OFMConv dan Pater Laurentius Yustinus Sihaloho OFMConv sebagai Pastor Pembantu/Pastor Rekan di Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu Kefamenanu mendampingi Pastor Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu Kefamenanu (RP. Vincentius Wun, SVD) dengan tugas khusus merintis calon paroki baru di Sasi kilometer 07. Setelah beberapa bulan tinggal di Pastoran Naesleu, pada bulan Juni 2002 kedua Pastor tersebut mulai bertempat tinggal di Sasi. Atas persetujuan Pastor Paroki Naesleu, Lingkungan Sasi dan Lingkungan Maubeli digabung menjadi satu stasi yaitu Stasi Sasi.

Pembentukan Stasi Sasi dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2003 oleh Pater Vincentius Wun SVD selaku Pastor Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu Kefamenanu. Pater Antonio Razzoli OFMConv dan Pater Yustinus Laurentius Sihaloho OFMConv mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan prosedural untuk pendirian Paroki Sasi. Pilihan nama pelindung paroki adalah Santo Antonius Padua. Selanjutnya proses pendirian Paroki Sasi dilaksanakan dengan penggabungan Stasi Sasi dan Stasi Tublopo menjadi Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu di Dekenat Timor Tengah Utara pada tanggal 15 Agustus 2003 melalui Surat Keputusan Uskup Keuskupan Atambua sekaligus mengangkat Pater Antonio Razzoli OFMConv sebagai Pastor Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu dan Pater Yustinus Laurentius Sihaloho OFMConv sebagai Pastor Rekan.

Peresmian Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu (Paroki Sasi) dan pelantikan kedua Pastor tersebut serta Dewan Pastoral Paroki – Dewan Keuangan Paroki Sasi Kefamenanu dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober 2003 oleh Deken Dekenat Timor Tengah Utara (RD. Aloysius Kosat). Kedua Pastor perintis tersebut dan seluruh umat Paroki Sasi bersepakat mendirikan sebuah Gereja sebagai Pusat Paroki Sasi. Pendirian Gereja Sasi diawali dengan peletakan batu perdana pada tanggal 14 Februari 2004. Umat Paroki Sasi dikomandoi oleh Pater Antonio Razzoli OFMConv berswadaya dan bergotongroyong membangun Gereja. Gereja dibangun dengan menggunakan bahan-bahan lokal setempat yaitu batu alam merah dan kayu-kayu lokal pilihan. Pada tahun 2005 Pelayan Pastoral Paroki Sasi diperkuat dengan kehadiran RP. Andreas Budianto OFMConv berkarya di Paroki Sasi.

Pada tanggal 13 Juni 2007 bertepatan dengan Pesta Santo Antonius Padua, Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Anton Pain Ratu, SVD) meresmikan dan memberkati Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu dalam sebuah perayaan meriah. Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu terbentang dari area Kilometer 5 hingga Bele. Paroki ini terletak di antara sejumlah paroki yaitu di sebelah Timur berbatasan dengan Paroki Santo Fransiskus Assisi Mamsena; di sebelah Barat berbatasan dengan Paroki Santa Maria Ratu Oeolo; di sebelah Utara berbatasan dengan Paroki Santo Yohanes Pemandi Naesleu Kefamenanu; dan di sebelah Selatan berbatasan dengan Paroki Hati Yesus Mahakudus Noemuti dan Paroki Santo Paulus Maubam. Paroki Sasi meliputi sebagian wilayah Kecamatan Kota Kefamenanu dan Kecamatan Bikomi Selatan, seluruh Kelurahan Sasi, seluruh Kelurahan Maubeli, sebagian Kelurahan Oelami, seluruh Desa Tublopo, sebagian Desa Maurisu, seluruh Desa Maurisu Utara, seluruh Desa Maurisu Tengah, seluruh Desa Maurisu Selatan, dan sebagian Desa Niola. Keadaan geografis dan topografis Paroki Sasi ini pada umumnya 80% berbukit khususnya di luar kota (pedesaan) dengan ketinggian dari permukaan laut kurang lebih 1.500 m dan luas wilayah ± 14 km². Petugas Pastoral di Paroki ini semakin diperkuat dengan kehadiran RP. Eduardus Yohanes Padiyana OFMConv. Setelah tiga tahun berkarya di Kefamenanu, selanjutnya Pater Andreas Budianto OFMConv pindah ke Palu Sulawesi Tengah.

Pada bulan Oktober 2009 Pater Antonio Razzoli OFMConv terpilih sebagai Kustos Provinsial OFMConv Indonesia. Sesuai hasil Kapitel, terjadi mutasi dan rotasi. Pater Antonio Razzoli OFMConv dan Pater Laurentius Yustinus Sihaloho OFMConv pindah dari Kefamenanu ke Medan Sumatera Utara. Sebagai pengganti sementara, Kustos Provinsial (RP. Antonio Razzoli, OFMConv) mengutus RP. Antonius Saragih OFMConv ke Paroki Sasi. Selanjutnya RP. Yakub Janami Barus OFMConv diangkat oleh Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) menjabat Pastor Paroki Sasi bersama tiga Pastor Pembantu/Pastor Rekan yaitu RP. Gonzales Petrus Zonggar OFMConv, RP. Eduardus Yohanes Padiyana OFMConv dan RP. Jose Alexander Fatu Nitsae OFMConv. Usai mendampingi para Pastor tersebut, Pater Antonius Saragih OFMConv kembali ke Medan Sumatera Utara.

Karena Keputusan Kapitel OFMConv Tahun 2012 terjadi mutasi dan rotasi petugas pastoral, maka pada bulan Oktober 2012, Pater Yakub Janami Barus OFMConv dan Pater Gonzales Petrus Zonggar OFMConv pindah ke Jakarta, Pater Eduardus Yohanes Padiyana OFMConv pindah ke Medan Sumatera Utara. Sebagai pengganti, 5 Pastor diutus dan ditetapkan melayani Paroki Sasi yaitu RP. Titus Khian Limngardi OFMConv, RP. Florentinus Nongo Sembiring OFMConv, RP. Paskalis Pedoritman Surbakti OFMConv, RP. Lucio Adrianus Engkar OFMConv dan RP. Jose Alexander Fatu Nitsae OFMConv.

Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) mengangkat dan menetapkan Pater Titus Khian Limngardi OFMConv sebagai Pastor Paroki Sasi dan Pater Florentinus Nongo Sembiring OFMConv, Pater Paskalis Pedoritman Surbakti OFMConv, Pater Jose Alexander Fatu Nitsae OFMConv, Pater Lucio Adrianus Engkar OFMConv masing-masing sebagai Pastor Rekan juga bersama Frater Lucianus Benediktus Suni OFMConv, Frater Augusto Hermenegildo Nunes OFMConv dan Frater Maximilianus Satya Graha Ginting OFMConv.

Pada tahun 2013, umat merayakan dasawarsa (10 tahun) Paroki Santo Antonius Padua Sasi. Perayaan syukur tersebut dirayakan dalam Misa Syukur, Tredicina Santo Antonius Padua, Novena Santo Antonius Padua, rekoleksi, kerjabakti dan aneka perlombaan. Misa Syukur Dasawarsa Paroki Santo Antonius Padua Sasi dipimpin oleh Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) bersama Pastor Paroki Sasi (RP. Pater Titus Khian Limngardi, OFMConv) dan para Pastor OFMConv. Usia 10 tahun ini menjadi momentum berharga bagi umat Paroki Sasi untuk semakin bertumbuh dan maju di masa mendatang. Demikianlah Paroki Santo Antonius Padua Sasi terus berbenah diri dari waktu ke waktu. Pada usianya yang ke-12, Paroki Sasi melengkapi fasilitas dan sarana penunjang pelayanan berupa Gedung Pastoral bernama Graha Santo Fransiskus Assisi yang diresmikan oleh Bupati Timor Tengah Utara (Raymundus Sau Fernandes) dan diberkati oleh Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) dalam Misa Syukur pada tanggal 30 Juni 2015. Dengan fasilitas tersebut diharapkan dapat semakin menunjang karya pelayanan (parokial, ekonomi, asrama dan pendidikan) di Paroki Sasi seturut Visi Misi Keuskupan Atambua (2014 – 2018) yaitu Visi (Umat Allah Keuskupan Atambua Yang Cerdas Dan Sejahtera Dalam Persahabatan Kristiani) dan Misi (Mengembangkan Ekonomi Kreatif Dan Mewujudkan Persaudaraan Kristiani) di dalam hidup menggereja. 

Pada tahun 2014 terjadi pergantian petugas pastoral. Pater Paskalis Pedoritman Surbakti OFMConv pindah ke Medan Sumatera Utara dan penggantinya adalah RP. Augusto Hermenegildo Nunes OFMConv. Demikianlah silih berganti para Pastor dan Frater OFMConv diutus berdomisili dan berkarya di Paroki Sasi. Mereka dengan penuh sukacita melayani Umat Allah. Saudara-saudara Fransiskan Konventual tersebut tetap semangat menggembalakan umat Allah di Paroki Sasi dan mengemban karya pendidikan di Sekolah (TK, SD, SMP, SMA), karya pembinaan Asrama serta pastoral kategorial lainnya di Kefamenanu – Keuskupan Atambua.

Hasil Kapitel OFMConv Tahun 2017 terjadi mutasi dan rotasi para Anggota OFMConv. Pater Lucio Adrianus Engkar OFMConv dan Frater Hyasintus Zulsan Efendi Simatupang OFMConv pindah ke Medan Sumatera Utara, Pater Pater Jose Alexander Fatu Nitsae OFMConv, Pater Augusto Hermengildo Nunes OFMConv dan Frater Lucianus Benediktus Suni OFMConv pindah ke Negara tetangga (Republica Democratica de Timor Leste) untuk Misi OFMConv di Timor Leste yaitu melayani dan menggembalakan Paroki San Giovani Paolo Secundo Passabe di Distrito Oecusse Timor Leste.

Kapitel menetapkan bahwa Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu masih dilayani dan digembalakan oleh RP. Titus Khian Limngardi OFMConv sebagai Pastor Paroki Sasi. Pater Titus Khian Limngardi OFMConv didampingi para Pastor Pembantu/Pastor Rekan yaitu Pater Florentinus Nongo Sembiring OFMConv, Pater Yustinus Laurentius Sihaloho OFMConv, Pater Gindo Gervatius Saragih OFMConv bserta para Frater yaitu Frater Edianus Atanasius Ndarung OFMConv, Frater Bernardinus Abnur Nainggolan OFMConv, Frater Hermanus Tugas Ginting OFMConv dan Frater Kornelius Anton Kefi OFMConv. Paroki Sasi senantiasa membarui dirinya melalui para Gembalanya dengan pelayanan pastoral parokial dan peningkatan sarana serta fasilitas guna menunjang karya penggembalaan dan pelayanan.

Pada masa ini wilayah Paroki Sasi yang sejak pembentukannya pada tahun 2003 berjumlah 12 Lingkungan dan 1 Stasi, dimekarkan dengan memperkecil jumlah komposisi di Stasi, Lingkungan dan Kelompok Umat Basis menjadi 10 Stasi, 55 Lingkungan dan 242 Kelompok Umat Basis. Pendataan terbaru (2018) jumlah Umat Paroki Sasi berjumlah sekitar 8.563 Orang/Jiwa. Penambahan terjadi karena pembaptisan dan pindahan dari Paroki lain ke Paroki Sasi. Wilayah Paroki Sasi yang merupakan kawasan pemukiman, area perkantoran dan lokasi pendidikan memungkinkan pertambahan dan pengurangan jumlah umat karena arus masuk dan arus keluar disebabkan oleh mobilitas warganya yang multi kategori (anekaragam). Mahasiswa/Mahasiswi dan Siswa/Siswi yang bermukim di wilayah Paroki karena studi di Sasi, tiba waktunya setelah menamatkan pendidikannya mereka berpindah ke daerah lain. Oleh karena itu sangat dimungkinkan pengurangan dan penambahan jumlah umat Paroki Sasi terus terjadi setiap waktu. Kita pantas bersyukur karena umat Paroki Sasi terdiri dari aneka etnis dan multi profesi, ini menjadi nilai plus dalam kebhinekaan mewujudkan kesatuan dan persatuan sesama umat Paroki Sasi yang sedang dalam peziarahan di dalam hidup menggereja dan memasyarakat.

Bersamaan dengan Perayaan Syukur 80 Tahun Kehadiran OFMConv Di Indonesia dan 50 Tahun (Pesta Emas) OFMConv Di Sumatera serta 17 Tahun Karya OFMConv di Timor, Paroki Sasi merayakan ulang tahunnya ke-15 pada tahun 2018. Momentum Syukur tersebut dirayakan dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) bersama Kustos Provinsial OFMConv Indonesia (RP. Maximilianus Kalef Sembiring, OFMConv), Deken Dekenat Kefamenanu (RD. Gerardus Salu) dan Pastor Paroki Sasi (RP. Titus Khian Limngardi, OFMConv) serta para Imam OFMConv. Bersyukur atas semuanya itu, dimulailah peletakan batu perdana pembangunan Gapura Santo Antonius Padua dan peletakan batu perdana pembangunan Taman Doa Santa Maria di komplek Paroki Sasi, yang diharapkan dapat selesai pada waktunya. Juga momentum syukur tersebut  ditandai dengan perluasan Gedung Pastoran Sasi dan penyiapan Area Parkir serta penataan komplek Paroki Sasi.

Pada akhir tahun 2018 Pater Gindo Gervatius Saragih OFMConv pindah ke Medan Sumatera Utara, maka berkurang satu Imam di Paroki Sasi, namun hadir satu Diakon yaitu Diakon Ireneus Roma Tarigan OFMConv. Namun kita bersyukur kepada Tuhan karena pada bulan Agustus 2019 Paroki Sasi memperoleh kembali tambahan Imam dari 5 Imam baru yang ditahbiskan di Medan yaitu Pater Ireneus Roma Tarigan OFMConv ditugaskan di Paroki Sasi.

Pada   tahun 2019 Paroki Sasi mulai mengejawantahkan pelaksanaan Arah Dasar Pastoral yang baru sebagaimana dicanangkan oleh Uskup Keuskupan Atambua (Mgr. Dominikus Saku) yaitu Arah Dasar Pastoral Keuskupan Atambua (2019 – 2023) melalui Visi (Umat Allah Keuskupan Atambua Semakin Unggul, Cerdas Dan Sejahtera Dalam Terang Iman Dan Persahabatan Kristiani) dan Misi (Meningkatkan Pastoral Pendidikan Yang Integratif, Mengembangkan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Dan Mewujudkan Persaudaraan Kristiani). Pengurus DPP – DKP bersama Pastor Paroki Sasi dan Pastor Rekan serta para Biarawan dan Biarawati bersama Umat memprogramkan dan mengagendakan sejumlah kegiatan pastoral menuju usaha pencapaian tersebut dengan menerapkannya dalam sendi-sendi kehidupan menggereja di seluruh wilayah Paroki Sasi. Semoga dengan penyertaan Santo Antonius Padua “Pelindung Paroki Sasi”, dalam penggembalaan OFMConv, umat Paroki Sasi semakin bertumbuh dan berkembang serta tetap setia memelihara iman Katolik.

Saat ini sedang diupayakan untuk memekarkan wilayah Paroki Sasi di wilayah pedesaan (Tublopo, Banopo, Muken, Banloki, Naenin, Taloeb, Oeana,  Obenaf dan Bele)   menjadi satu area calon bakal paroki baru. Program pemekaran dan pembidanan tersebut didasari oleh reksa pastoral yang lebih dekat, lebih terjangkau dan lebih intensif karena jarak tempuh dan penggembalaan yang lebih khusus dan lebih cepat serta lebih baik. Tentunya atas izin dan restu Uskup Keuskupan Atambua dengan segala pertimbangannya, kita berharap Paroki Sasi dapat melahirkan paroki baru di Tublopo Bikomi Selatan.

Paroki Sasi bersiap memasuki usianya ke-17 pada tahun depan (2020). Sebagai Gembala dan Pelayan Pastoral, para Pastor dan Frater selaku Fransiskan Konventual di Timor senantiasa mensyukuri masa lalu, menghidupi masa sekarang dan merangkul masa depan untuk dengan setia mewartakan dan menghidupi Kerajaan Allah di Paroki Sasi – Kefamenanu – Bumi Biinmafo – Timor Tengah Utara, Tanah Timor tercinta di Nusa Tenggara Timur ini. Kita bersyukur kepada Tuhan bahwa ada banyak Anggota OFMConv baik Pastor dan Frater yang pernah berkarya dan sedang berkarya di Paroki Sasi dalam memperkuat pelayanan dan penggembalaan umat Allah di Paroki Sasi. Para Frater OFMConv yang berkarya adalah sejumlah Frater Religius dan Frater Klerikus sejak dimulainya Komunitas OFMConv dan Paroki Sasi yaitu Fr. Nikolas Sukana OFMConv, Fr. Jakub Janami Barus OFMConv, Fr. Bonaventura Henrikus Roi Gultom OFMConv, Fr. David Barus OFMConv, Fr. Robertus Eko Erywibowo OFMConv, Fr. Yulianus Atu Nuhan OFMConv, Fr. Atanasius Thomas Tamal OFMConv, Fr. Paulus Miki Sabarindo Surbakti OFMConv, Fr. Dominikus Jebarus OFMConv, Fr. Kornelis Sanam OFMConv, Fr. Longinus Judung OFMConv, Fr. Ignatius Andreas Corsini Susilo Yakobus OFMConv, Fr. Andi Tarigan OFMConv, Fr. Silverius Gilbert Hutauruk OFMConv, Fr. Augusto Hermenegildo Nunes OFMConv, Fr. Hyasintus Zulsan Efendi Simatupang OFMConv, Fr. Salvatore Frederikus Nono OFMConv, Fr. Lucianus Benediktus Suni OFMConv, Fr. Samuel Simangunsong OFMConv dan Fr. Kornelius Anton Kefi OFMConv dan saat ini Fr. Edianus Atanasius Ndarung OFMConv, Fr. Bernardinus Abnur Nainggolan OFMConv  dan Fr. Hermanus Tugas Ginting OFMConv. Sebagian besar para Frater tersebut sudah berkaul kekal, ada juga yang undur diri dari keanggotaan OFMConv, sebagian sudah  ditahbiskan menjadi Diakon dan telah ditahbiskan menjadi Imam. Kita juga layak bersyukur karena dapat bekerjasama dengan aneka Tarekat Religius di Paroki Sasi karena kehadiran dan karya pelayanan para Bruder dan Suster yaitu  Kongregasi Santa Perawan Maria Dari Lourdes/Budi Mulia (Bruder BM), Kongregasi Santa Maria Bunda Allah/Notre Dame (Suster SND), Kongregasi  Fransiskanes Santa Elisabeth (Suster FSE), Ordo Santa Klara/Klaris Kapusines Kontemplatif (Suster OSCCap) dan Kongregasi Hamba Maria Dari Galeazza (SMG). Mereka turut memperkaya khasanah pelayanan di Paroki Sasi.  Juga sejumlah Aktifis Awam yang militan dan sukarela dalam karya-karya pastoral baik karya parokial maupun karya kategorial di Paroki Sasi yang kita cintai ini. 

Seturut teladan Santo Fransiskus Assisi “Sang Pendiri OFMConv dan Bapak Serafik kita” serta doa dari Santo Antonius Padua “Sang Pelindung Paroki Sasi” serta doa Santa Klara Assisi dan Santa Maria Ratu Saudara Dina, Saudara-saudara Dina Fransiskan Konventual senantiasa mewartakan dan menghidupi Pace e Bene (Damai dan Kebaikan / Damai dan Sejahtera) karena meyakini Deus Meus et Omnia (Allahku dan Segalanya) menyertai Religius OFMConv dalam pembaktian bagi Gereja, Masyarakat, Bangsa dan Negara Indonesia serta Dunia. Tuhan memberkati kita.

Pace e Bene

Deus Meus et Omnia

 

  1. Titus Khian Limngardi, OFMConv

(Pastor Paroki Santo Antonius Padua Sasi Kefamenanu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here